14 August, 2022

Ini Kata Kapolres Soal Indikasi Mafia Minyak Goreng di Bitung

Related

Sekda Bolmong Menerima Kunker Monitoring Kemenhub Tinjau Bandara dan Terminal

BOLMONG - Mewakili Penjabat Bupati kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Limi...

Pj Bupati Limi Pastikan Pekan Depan Akan Tempati Rudis di Lolak

BOLMONG - Jika tidak ada aral melintang Penjabat Bupati kabupaten...

Pj Bupati Limi Resmikan Gereja Jemaat Eben Haezer desa Labuan Uki

BOLMONG - Penjabat (Pj)  Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Ir...

Siap Tempati Rudis, Limi Gelar Doa Bersama

BOLMONG - Penjabat (Pj) Bupati kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong)...

Share

TOTABUANNEWS – Kapolres Bitung, AKBP Alam Kusuma S Irawan SH SIK MH memastikan belum ditemukannya indikasi kelangkaan minyak goreng dikarenakan permainan mafia.

Kapolres menyatakan, pihaknya terus memantau proses suplai minyak goreng dari produsen ke distributor hingga ke pasar-pasar tradisional dan mini market agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sejauh ini belum kita temukan ada permainan mafia minyak goreng. Tapi, indikasi itu tetap kita awasi dan sejuah ini belum ditemukan praktek-praket seperti itu,” kata Alam, Minggu (3/4/2022).

Praktek mafia seperti aksi borong minyak goreng di tingkat distributor untuk dijual dengan harga tinggi, kata Alam, belum ditemukan di Kota Bitung.

Pun demikian, Alam menyatakan, pihaknya setiap hari meminta laporan distribusi minyak goreng yang dilakukan oleh tiga perusahaan minyak goreng di Kota Bitung ke para distributor.

“Ditributor juga kita mintai data rutin, kemana saja minyak goreng mereka salurkan di Kota Bitung. Namun, jika memang ada masyarakat yang masih menemukan praktek penimbunan dan aksi borong, silakan laporkan kepada kami,” katanya.

Mentan Kapolres Kepulauan Talaud ini juga meminta masyarakat tidak perlu panik apalagi sampai melakukan aksi borong minyak goreng, karena dari data yang diterima setiap hari, kebutuhan masyarakat Kota Bitung untuk minyak goreng lebih dari cukup.

“Jadi, masyarakat cukup membeli sesuai kebutuhan. Jangan diborong apalagi lakukan penimbunan, stok minyak goreng kita aman sehingga tidak perlu panik,” katanya.

Adapun tiga produsen minyak goreng di Kota Bitung adalah PT Multi Nabati Sulawesi (MNS) dengan produksi perbulan sebanyak 1.500 ton atau perhari sebanyak 50 ton yang disalurkan ke 14 distributor di Kota Bitung dan Kota Manado.

PT Salim Ivomas Pratama Bitung (Bimoli) mendapat pasokan 1.500 karton atau 18.000 liter per hari yang langsung didistribusikan ke masing-masing distributor.

PT Agro Makmur Raya dengan produksi 8.000-9.000 galon atau 176.000 liter-198.000 liter dan 1.800 karton atau 21.600 liter per hari. Agro hanya hanya memiliki satu distributor yang merupakan anak perusahan yaitu PT Wahana Girta Sari yang beralamat di Medan Sumatera Utara.

(abinenobm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here